PELUANG DAN TANTANGAN
 BAHASA INDONESIA 
DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

A. Apa Itu Industri 4.0 ? 
Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Ini merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur. Ini termasuk sistem cyber-fisik, Internet of Things (IoT), komputasi awan dan komputasi kognitif.
Ketika berhadapan dengan sesuatu yang sangat luas, ada gunanya untuk memeriksa bagaimana hal itu dapat memengaruhi elemen tertentu. Begitu juga halnya dengan Bahasa Indonesia, dalam revolusi industri 4.0 ini akan terjadi suatu bentuk tantangan dan peluang terhadap Bahasa Indonesia. 

B. Peluang Bahasa Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0
Beberapa peluang yang akan menjadi bagian dari Bahasa Indonesia dalam Era Revolusi Industri 4.0 ini yaitu :
1. Teknologi informasi seperti internet dan media informasi lainnya dapat dimanfaatkan sebagai agen penyaluran bakat berliterasi para masyarakat. Sehingga dengan adanya teknologi tersebut dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk berliterasi. 
2. Sebagai alat bantu untuk menyebarkan bahasa Indonesia melalui karya tulis seperti essai,  pantun, drama, puisi dan lain sebagainya.  Sehingga dengan demikian Bahasa Indonesia menjadi diketahui oleh publik melalui teknologi yang mereka gunakan.  Selain itu,  masyarakat juga dapat mengetahui apa saja karya-karya sastra yang ada di Indonesia. 
3. Masyarakat lebih diajak untuk befikir kritis dan terarah. Sehingga masyarakat lebih mudah untuk memahami berbagai bahasa utamanya adalah bahasa Indonesia. Sehingga dengan adanya hal tersebut memudahkan para masyarakat untuk Lebih memahami Bahasa Indonesia dengan berfikir kritis dan terarah. 

C. Tantangan Bahasa Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0
Beberapa tantangan yang akan menjadi bagian dari Bahasa Indonesia dalam Era Revolusi Industri 4.0 ini yaitu :
1. Dalam era revolusi industri 4.0 ini seluruh kegiatan sudah menggunakan alat yang berbasis teknologi, dalam teknologi tersebut semua bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Dengan demikian maka seiring berjalannya waktu,  maka bahasa Indonesia mulai tergerus.
2. Masyarakat lebih berkeinginan untuk menguasai bahasa Asing daripada Bahasa Indonesia,  karena bahasa Asing lebih cenderung digunakan dalam era revolusi industri 4.0 ini.
3.  Kemungkinan Bahasa Indonesia untuk dikesampingkan oleh para generasi muda akibat beredarnya bahasa-bahasa lain selain Bahasa Indonesia di ruang publik dan teknologi yang ada pada revolusi 4.0 ini. 



#Santamonicasinaga017_UHN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian,Jenis Dan Contoh Tulisan Esai